KEMBARA, Ajang Memperkuat Fisik dan Karakter Mandiri Bertanggungjawab


Pada tanggal 20-22 Mei 2024 lalu, siswa-siswi level 11 angkatan Salvatore telah mengikuti serangkaian acara KEMBARA (Kemah Bakti Al Haraki) dengan tema “Shaping Excellent Character Toward a Global Future” dengan lancar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan KEMBARA kali ini diadakan di Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas dengan tujuan untuk memberikan pengalaman kepramukaan di alam terbuka secara langsung, edukasi mengenai P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan), menambah keterampilan dasar kehidupan dan cara bertahan hidup, serta meningkatkan kekompakan atau solidaritas antar teman untuk menumbuhkan empati dan semangat berbagi kepada sesama.

Di hari pertama, kegiatan dimulai dengan apel pembukaan dan pendirian tenda yang dilakukan secara mandiri oleh setiap sangga. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembekalan materi P3K oleh Kak Tari dari SMPIT Al Haraki selaku pemateri, serta penampilan yel-yel. Pada sore hari, kebersamaan dan kekompakan peserta dilatih melalui rangkaian kegiatan Wide Games. Untuk makan malam, siswa-siswi memasak menu berupa ayam ungkep dan lauk-lauk lainnya. Kemudian, masing-masing sangga mempresentasikan materi yang akan dipaparkan pada saat kegiatan social engagement di hari terakhir. Dengan demikian, hari pertama resmi selesai dan peserta beristirahat di tenda masing-masing.

Pada hari kedua, siswa-siswi dibangunkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan jurit malam yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat qiyamul lail dan shalat subuh. Untuk sarapan pagi, setiap sangga memasak nasi liwet dalam rangka kegiatan fun cooking competition. Setelah sarapan, siswa-siswi melakukan kegiatan pengembaraan tracking dengan ujian TKK di beberapa pos yang tersedia. Pos pertama menyajikan ujian keagamaan berupa tes adzan, ishoma, serta nilai kepramukaan berupa Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka. Di pos kedua, keterampilan pioneering dan kerjasama anggota diuji dengan membuat pioneering kaki tiga. Di pos ketiga, untuk mendapatkan TKK pengamat, kemampuan peserta terkait rempah-rempahan diuji dengan mengamati dan menganalisis bumbu dapur yang ada. Mengingat bahwa peserta telah dibekali pengetahuan P3K di hari sebelumnya, pos keempat menguji ingatan dan pengetahuan dasar peserta mengenai materi P3K tersebut.

Setelah kegiatan pengembaraan selesai, siswa-siswi melaksanakan shalat dzuhur dan makan siang dengan makanan yang disediakan oleh panitia. Di acara KEMBARA ini, selain social engagement, terdapat pula cek kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar berupa tes glukosa, kolesterol, dan asam urat yang diadakan oleh SMAIT Al Haraki bersama anggota organisasi KKR. Malam harinya, siswa-siswi melaksanakan upacara api unggun yang dimulai dengan pembacaan Dasa Darma Pramuka, dilanjutkan dengan pembakaran lilin dan kayu bakar oleh seluruh petugas. Saat api unggun telah membara, peserta bersama-sama menyanyikan lagu “Api Kita Sudah Menyala”. Selepas upacara api unggun, setiap sangga menampilkan pentas seni yang telah disiapkan dari jauh-jauh hari. Pentas seni yang ditampilkan beragam, berupa drama, musikalisasi puisi, rap, dan lain sebagainya. Momen ini menjadi salah satu momen berharga bagi para peserta dan hari kedua pun ditutup dengan barbeque.

Perjalanan yang panjang ini berakhir pada hari ketiga. Seluruh peserta mengemas kembali barang-barang mereka untuk persiapan kembali ke sekolah. Sebelum meninggalkan daerah Cibodas, peserta melaksanakan kegiatan social engagement di Sekolah Menengah Pertama Bina Utama untuk berbagi cerita dan pengalaman terkait materi yang telah disiapkan setiap sangga. Tidak hanya presentasi materi, kegiatan social engagement juga dilanjutkan dengan penyerahan donasi. Rangkaian KEMBARA selama tiga hari ini ditutup dengan upacara penutupan yang disertai dengan penghargaan kepada setiap sangga, peserta terbaik, dan peserta ter-KEMBARA 2024. Siswa-siswi juga mendapatkan sertifikat, TKK, dan badge KEMBARA. Demikian, seluruh peserta kembali ke SMAIT Al Haraki dan kemudian beristirahat di rumah masing-masing.

Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan pengalaman tak terlupakan bagi siswa-siswi, sehingga semakin menguatkan rasa mandiri dan tanggung jawab mereka sebagai anggota Penegak. (Dzihni Maxel Nararya/XI IPS)