Pada Senin, 13 Maret 2023 hingga Kamis, 16 Maret 2023, telah dilaksanakan kegiatan Sociopreneur dengan tema “Empowering Society Through Students Action in Sharing Skills.” Kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti oleh seluruh siswa/i level X, didampingi oleh 10 guru pendamping. Sebelum kegiatan dimulai, panitia telah membagi siswa-siswa menjadi beberapa kelompok workshop, dengan masing-masing kelompok didampingi oleh 2 guru pendamping. Setiap kelompok dibagi lagi menjadi 3 kelompok kecil dengan tugas masing-masing, yang bertanggung jawab untuk memaparkan materi workshop dan melakukan praktik kepada ibu-ibu komunitas yang telah ditentukan sebelumnya oleh panitia.
Hari pertama kegiatan dimulai pada Senin, 13 Maret 2023, dengan pembekalan materi workshop. Ibu-ibu pemateri dari Komunitas Bank SamPAH Beji (KBSB) memberikan penjelasan tentang cara pembuatan sabun lilin dari minyak jelantah. Peserta yang termasuk dalam kelompok 1 dan kelompok 2 telah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan sabun dan lilin tersebut. Pada hari kedua, Selasa, 14 Maret 2023, ibu-ibu pemateri dari TapeUli (Tangan Peduli Lingkungan) memberikan pembekalan materi tentang cara pembuatan Ecoenzym dan daur ulang sampah kepada peserta yang termasuk dalam kelompok 3, 4, dan 5. Semangat peserta pada hari kedua tak kalah dengan kelompok sebelumnya.
Pada hari ketiga, Rabu, 15 Maret 2023, seluruh kelompok dan guru pendamping melakukan survei lokasi workshop di area yang telah ditentukan sebelumnya oleh panitia. Mereka juga membawa alat dan bahan yang perlu disiapkan terlebih dahulu. Beberapa komunitas yang ikut serta dalam kegiatan Sociopreneur ini antara lain: Komunitas Emak Aktif, Komunitas Kampung Belimbing, Komunitas Kampung Serab Rw 14, Komunitas Kampung Serab RT 06, dan Komunitas Kampung RT 07.
Hari puncak kegiatan, Kamis, 16 Maret 2023, seluruh kelompok dan guru pendamping mengunjungi lokasi workshop masing-masing yang telah disurvei sebelumnya. Mereka melaksanakan workshop Sociopreneur sesuai dengan rundown kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Semua peserta begitu antusias mengikuti kegiatan workshop ini. Para siswa/i dengan semangat membagikan pengetahuan mereka kepada ibu-ibu komunitas mengenai pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah, ecoenzym, dan daur ulang sampah. Hal ini terlihat dari dokumentasi foto dan video yang diambil oleh tim dokumentasi siswa. Sabun dan lilin, ecoenzym, serta produk daur ulang sampah yang dihasilkan dapat menjadi milik ibu-ibu peserta komunitas yang mengikuti workshop, sedangkan produk yang dihasilkan oleh siswa/i akan dijadikan sebagai publikasi dalam kegiatan Exhibition mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan dalam Sociopreneur dengan tema “Empowering Society Through Students Action in Sharing Skills” telah selesai dilaksanakan. Harapannya, ilmu yang dibagikan oleh siswa/i level X kepada seluruh komunitas yang mengikuti workshop Sociopreneur ini dapat menjadi pengetahuan positif yang dapat disebarluaskan ke masyarakat luas dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa/i terus mengasah kemampuan dan pengetahuan baru yang dimiliki mereka, dan menjadi agen perubahan yang baik bagi masyarakat.
Terima kasih yang tak terhingga disampaikan kepada seluruh orang tua yang telah membantu dalam kelancaran kegiatan Sociopreneur ini. Dukungan mereka sangat berarti dalam memberikan kesempatan kepada siswa/i untuk berbagi keterampilan mereka dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan ini. Semoga kegiatan Sociopreneur dapat terus dilaksanakan di masa depan dengan tujuan yang sama untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui aksi siswa/i.

















